Juri kontes cover lagu tersebut ada lima orang yaitu:
1.Sang Alang
2.Ahmad Dhani
3.Neno Warisman
4.Derry Sulaiman
5.Fadli Zon.
Pemenang dari kontes tersebut akan diumumkan pada 1 Januari 2019. *Af(22/08/18)
Kampuh V banyak digunakan pada sistem sambungan pada pelatpelat tebal. Untuk pengelasan ini dilakukan pengelasan pada satu sisi (single side) dengan urutan pengelasan mulai dari akar (root), pengisian (Filler), dan penutup (caping).
periksa kesiapan peralatan kerja, termasuk perlengkapan keselamatan dan kesehatan kerja las.
siapkan 2 buah bahan /pelat baja lunak ukuran 300 x 200 x 10 mm yang kedua sisi panjangnya telah dibevel 30 derajat – 35 derajat.
Bersihkan bahan dan hilangkan sisi-sisi tajamnya dengan kikir atau grinda.
Buat root face selebar 1 – 3 mm dengan menggunakan grinda dan kikir, dan yakinkan bahwa kedua bevel tersebut sama besar dan rata/sejajar satu sama lainnya.
Aatur arus pengelasan tiap tahapan sesuai dengan jenis dan diameter elektroda yang digunakan antara 50 – 120 Amper.
Atur peletakan benda kerja sesuai dengan posisi pengelasan
Buat las catat sepanjang 10 – 15 mm pada kedua ujung bahan dan yakinkan bahwa kedua kepingan tersebut rapat dan sejajar dengan jarak root gap 1 – 3 mm.
Kedua pelat yang telah dipersiapkan, diletakkan terbalik diatas meja las. Jangan sampai ada kotoran yang mudah menyala misalnya; cat, karat dan terak yang tertinggal melekat pada sisi pertemuan sambungan. Dengan meletakkan potongan-potongan pelat panjang di bawah masingmasing bagian yang akan dilas, lalu pasangan kedua pelat ini membentuk sudut ± 30. Jarak antaranya sebesar ± 3 mm. Dengan memberi kedudukan dalam sudut ± 30 , dimaksudkan untuk mengatasi mengkerutnya sudut setelah benda kerja di las dan menjadi dingin. Untuk mengikat dipakai dua lasan pengikat yang kuat dan setelah itu benda kerja dibalik untuk dilas.
Pengelasan Benda Kerja
Banyaknya lapisan untuk mengelas kampuh V ditentukan oleh tebalnya pelat. Kampuh las tersusun dari lapisan akar, lapisan tengah dan lapisan penutup. Sudut pinggulan /kemiringannya 60 derajat. Dalam mengelas lapisan akarnya, dipakai penopang (landasan), supaya penembusan akarnya bebas. Dengan demikian anda dapat menghasilkan pengelasan lapisan akar yang baik. Setelah selesai pengelasan, pada bagian punggungnya harus tampak kampuh yang rata. Setiap peletakan alur las, sisa-sisa terak las harus dibersihkan dengan memakai sikat kawat, sebelum alur las berikutnya diletakkan. Lapisan akar dan lapisan tengah supaya selalu rata peletakkannya, sebab dengan meningginya kampuh, akan mempermudah terjepitnya terak di dalam kampuh las. Lapisan penutup diletakkan dengan gerak ayunan, supaya kampuh tampak lebih bagus.
Petunjuk
Persiapan Kampuh
Apabila bidang calon sambungan dari kedua pelat berkedudukan sejajar satu sama lain, maka pertemuan ini disebut pertemuan tumpul. Dengan mencairnya kedua bidang pertemuan ini dan adanya tambahan dari bahan tambah selama pengelasan, maka tersusunlah kampuh lasan.
Sambungan Tumpul
Meletakkan begitu saja kedua pelat berdampingan tanpa persiapan lebih dahulu, maka seluruh permukaan pertemuan tumpulnya tidak akan terkena las. Sambungan las tersebut hanya merupakan sambungan permukaan saja dan tidak menyeluruh. Untuk menghasilkan sambungan tumpul yang sempurna, diperlukan adanya persiapan kampuh yang baik dan teliti. Bekas potongan pelatnya, sebelum dilas harus bersih, dan digerinda supaya menjadi sejajar. Persiapan kampuh harus dikerjakan secara teliti / akurat, supaya dapat menghasilkan akar lasan yang memenuhi syarat. Untuk ini perlu adanya jarak antara yang sesuai dengan tebal pelat. Sebagai contoh persiapan untuk kampuh I, kampuh V, ataupun kampuh ganda juga harus teliti dan bersih. *Af.'s Will (10/11)
PONTIANAK - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Palang Merah Indonesia yang ke-73 atau yang biasa kita kenal dengan PMI, Maka PMI kota Pontianak mengadakan perlombaan karnaval untuk ikut serta berpartisipasi dalam memeriahkan HUT PMI ke - 73.
Ragam kreativitas di ditampilkan peserta Karnaval kemanusiaan yang digelar PMI Kota Pontianak dalam rangka HUT PMI Ke 73 di arena Car Free Day Jalan Ahmad Yani, Minggu (30/09/2017) pagi.
Beberapa di antaranya menampilkan sepanduk tentang kesehatan, bahaya Narkoba,Lingkungan dan ajakan donor dengan kostum unik yang mereka gunakan sesuai Tema kelompok yang mereka gunakan.
Selain kegiatan karnaval Hut PMI ke-73 juga Mengadakan Bazar dan Donor Darah yang dihadiri oleh Bapak Edi Kamtono Selaku Ketua PMI Kota Pontianak Sekaligus Walikota Pontianak. *Af.'s Will (30/09/18)
https://youtu.be/RfHweTZhrkQ - Rokok berasal dari kencing iblis, benarkah? Kemarin sempat mendengarkan kajian ustad. Zulkarnaen tentang bagaimana asal muasal tumbuhnya daun tembakau yang menjadi bahan baku r0k0k. Sungguh mencengangkan, karena ternyata asal mula tumbuhnya daun tembakau adalah dari bekas kencing Iblis.
Tembakau berasal dari air kencing iblis?
Rasulullah SAW pernah bersabda (maksudnya) : “Kelak akan datang kaum-kaum di akhir zaman, mereka suka menyedut asap tembakau dan mereka berkata: Kami adalah umat Muhammad padahal mereka bukan umat ku dan aku juga tidak menganggap mereka sebagai umat ku, bahkan mereka adalah orang yang celaka” Abu Hurairah R.A yang mendengar sabda tersebut bertanya: “Bagaimana sejarah tembakau itu tumbuh wahai Rasulullah?” Sabda Rasulullah SAW : “ Sesungguhnya setelah Allah menciptakan Adam dan memerintahkan para malaikat untuk sujud (tanda penghormatan) kepada Adam, seluruh malaikat kemudian sujud kepadanya kecuali iblis. Dia enggan, sombong dan termasuk orang-orang yang kafir. Allah bertanya kepada iblis : Wahai iblis apa yang menyebabkan kamu tidak mahu sujud ketika Aku memerintahkan mu? Kata iblis : Aku lebih baik darinya, aku tercipta dari api sedangkan ia dari tanah. Allah berfirman: Keluarlah engkau dari syurga, sesungguhnya engkau terkutuk dan engkau dilaknat hingga akhir. Iblis keluar dalam ketakutan hingga terkencing-kencing. Dari titisan kencing iblis itulah tumbuh sejenis tumbuhan yang dinamakan pokok tembakau.” Nabi bersabda lagi : “Allah memasukkan mereka ke dalam neraka dan sesungguhnya tembakau adalah tanaman yang keji”
Mungkin bagi yang menyukai benda tersebut, mereka akan berusaha mencari pembelaan bahwa hadits tersebut palsu. Tapi ustad juga menjelaskan bahwa setelah diperiksa di laboratorium IPB Bogor, ternyata semua daun tidak mengandung zat amonia atau salah satu zat yang ada didalam kencing. Daun bayam, daun kangkung, daun singkong, dan daun-daun dari tanaman lainnya tidak ada yang mengandung zat amonia. Satu-satunya daun yang mengandung zat amonia dan ribuan racun adalah daun tembakau. Alasan itulah yang membuat r0k0k itu haram, karena dapat mengakibatkan gangguan kesehatan atau merusak tubuh.
Allah Ta’ala berfirman,
“Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan“. (QS. Al Baqarah: 195).
Allah sendiri melarang kita menjatuhkan diri dalam kebinasaan, sementara itu apa yang kita dapatkan dari kebiasaan mer0kok? Tidak mengenyangkan, tapi justru merusak hampir seluruh sistem tubuh, dari mulai pernafasan, jantung, pencernaan, merusak system reproduksi, berbahaya bagi janin, menyebabkan penyakit kanker dan masih banyak yang lainnya. Alasan tersebut sudah sangat jelas sehingga jangan lagi ragu untuk mengatakan bahwa r0k0k itu haram dan sangat dilarang.
Dalam hadits lain juga disebutkan bahwa kita dilarang memberikan mudharat kepada orang lain, tapi bagaimana dengan ROKOK?
Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Tidak boleh memulai memberi dampak buruk (mudhorot) pada orang lain, begitu pula membalasnya.” (HR. Ibnu Majah no. 2340, Ad Daruquthni 3/77, Al Baihaqi 6/69, Al Hakim 2/66. Kata Syaikh Al Albani hadits ini shahih).
Seperti kita tahu bahwa per0k0k pasif justru mendapatkan dampak yang lebih membahayakan bagi kesehatannya. Jadi asap yang menyebar dari benda laknat tersebut bisa meracuni anak, isteri dan keluarga Tercinta. "ALLAHUALAM" *Af.'s Will (13:49)
#SemogaBermanfaat.